"Hari ini ulang tahun JAMRUD (Sabtu Tanggal 19 Maret 2011-red) yang ke-15, dan kita mengemasnya dengan launcing album baru, yang kita beri judul BUMI & LANGIT MENANGIS. Di album ini kita memang tampil beda dengan musik rock yang lebih keras, energik dan bertenaga. Selain itu kita juga mengenalkan personel baru kita Iwan yang menambah personel lama yang tadinya berlima," tutur pentolan JAMRUD, Azis MS saat launching album baru JAMRUD di Score, Cilandak Town Square, Jakarta, Sabtu (19/3).
Sebagai bukti perubahan yang dilakukan oleh JAMRUD, Azis pun mencoba memperkenalkan musik keras yang mereka bawakan saat membawakan salah satu lagu jagoan mereka, yang berjudul Sik Sik Sibatumanikam.
"Di album ini hit single kita Sik Sik sibatumanikam. Lagu ini memang lagu daerah dari Tapanuli, Sumatera Utara. hanya saja kita memang mengaransemen ulang sesuai dengan karakter musik JAMRUD yang memang sedang beralih ke lebih keras ini," ujar Azis MS.
Lalu, apakah yang menjadi alasan JAMRUD untuk membawakan musik daerah ke dalam album terbaru mereka? "Ya karena kita mau have fun saja. Lagu itu kan bagus dan enak didengarnya. lagian banyak orang tahu lagu kita itu," tandasnya.
Namun meski begitu, Azis MS yang bertindak sebagai frontman JAMRUD menjanjikan jika lirik-lirik musik JAMRUD tidak akan berubah seperti lirik musik terdahulu. "Kalau lirik sih masih seperti dulu yang nyeleneh. Namun kita membedakan temanya yakni seputar potret masyarakat tapi di album ini kita lebih membahas bumi yang banyak korupsi dan juga narkotika," pungkas Azis MS.






